Journey to the crater of Bromo. Selang seminggu setelah menikmati pemandangan dari puncak kelud, kembali kami melakukan traveling ke target selanjutnya, Bromo. Selain kawah, Bromo juga terkenal dengan sunrise spotnya yang menyajikan panorama sunrise yang menawan, dan tentu saja kami juga tidak ingin ketinggalan kesempatan menyaksikan sunrise dari ketinggian sekitar 2000m dpl. Maka, jadilah kami berangkat dari Pare, Kediri sekitar pukul 9 pm dengan bantuan jasa travel. sebelum berangkat, tentu saja kami melakukan beberapa persiapan seperti berburu jaket tebal tpi murah (^_~), menyediakan logistik, sampai tidak lupa membawa selimut dan bantal (untuk tiduran diatas mobil) dan alhasil kami terlihat seperti keluarga yang akan pindah rumah. maklum, ini perjalan kami yg pertama ke bromo (semoga bukan yg terakhir, amiin) dan kami agak parno dengan komentar orang-orang yang sudah ke bromo sebelumnya yang katanya bertemperatur rendah, jadi sebaiknya menyiapkan jaket, kaos tangan, kaos kaki, syal, dan kupluk.
Tiba di kawasan Bromo dini hari dan komentar orang-orang ternyata benar, dingiin! dan kami lebih kaget lagi mendengar komentar ibu-ibu dan bapak-bapak yang jualan kupluk, katanya di atas (sunrise spotnya) dua sampai tiga kali lebih dingin dari tempat kami sekarang. -_-"
kami tiba di sunrise spot terlalu cepat sepertinya, karena kami masih harus menunggu sekitar satu jam lebih sebelum sunrise. Tapi di tempat itu kami disuguhi pemandangan langit malam yang bertabur bintang. Malam itu, bulan berbentuk sabit dan jutaan bintang berpendar di pekat langit. Pemandangan yang sangat susah untuk dinikmati di kawasan perkotaan akibat polusi cahaya. Duduk manis sambil menikmati gugusan bintang kedengarannya indah, but i've told you that it's hard to do! well, kami tidak bisa hanya duduk diam sambil menatap langit pada suhu yang se-ekstrim ini. Diam beberapa menit saja berhasil membuat kami menggigil. That time, I couldn't feel my toes! jadilah kami mondar-mandir, lompat-lompat tidak jelas, dan menatap iri pada turis-turis bule yang hanya mengenakan pants dan nampak tidak kedinginan sama sekali.
Berikut beberapa foto hasil jepretan kemarin, sayangnya saya lupa mengambil file fotonya pas moment sunrise.
Sunrise spot, beberapa menit setelah sunrise. Beruntung karena cuaca cerah dan kami bisa melihat beberapa pemandangan lain seperti kawah bromo dan puncak semeru.
Setelah dari sunrise spot, kami mengunjungi beberapa lokasi lain di kawasan wisata Bromo dengan mengendarai jeep. (FYI, jika menggunakan jasa travel, jeep sudah termasuk dalam ongkos travelnya).
Lokasi ini adalah tanah lapang yang sangat luas (lupa namanya apa >_<), ditumbuhi beberapa tanaman seperti ilalang dan lainnya.
We're not the seven icon.
Dari kiri ke kanan, Lia, Tenri, Dewi, Rukman (the only guy that we had, but is he a real guy? :-/ hehe), Nuris, Fifi, dan Eka. ^_^

Lokasi berikutnya terkenal dengan nama pasir berbisik. Mengapa demikian? bukan karena pasir didaerah itu bisa berbicara, tapi tempat tersebut pernah dijadikan lokasi pemutaran film dengan judul "pasir berbisik". demikian legendanya.
Moment ini pas saya sedang berusaha mendaki bukit pasir dengan agak susah, naik selangkah, merosot lagi beberapa langkah. -_-".
Ini dia kawah Bromo.. Untuk dapat sampai ke atas sini, kami melalui jalur pendakian tangga, ada sekitar dua ratusan anak tangga yang harus dilalui untuk sampai ke bibir kawah, lumayan melelahkan.
Tapi selain melalui tangga, kawah bromo juga menyediakan "perosotan raksasa" bagi kalian yang ingin menguji seberapa besar nyali anda untuk main perosotan, dan kami salah satu yang ikut main waktu itu. Tapi sebetulnya saya waktu itu turun sambil jalan seperti kepiting, alias jalan menyamping dan yang meluncur bebas hanya tas ransel kesayangan saya yang akhirnya kotor berlumur pasir.
Setelah keliling kawasan wisata Bromo, kami ke wisata air terjun Coban Rondo, Malang, sebelum kembali ke pare.
Masih sempat main tembak-tembakan, lima kali kesempatan nembak tapi tidak satupun yang berhasil kena sasaran, hmm. payah. Padahal mimiknya sudah (sok) serius. :-P
That's all the story this time, semoga masih diberi kesempatan berkunjung ke tempat-tempat indah lainnya dan berbagi di blog ini. ^_^