Kamis, 12 Juni 2014

Still.

menghitung tiap detik yang berdetak,
hitam tetap pekat,
menyusur koridor dengan langkah berderap
tak berujung, gulita merengkuh tiap degup.
bahkan waktu hanyalah pajangan,
penonton dalam drama topeng yang bisu.

masih mentari yang sama,
bulan dengan senyum yang sama,
dan kalian tetap sama.
tak berubah, hitam tetap pekat.

menenteng hormat dan wibawah,
lewat berbusung dada,
membungkuk rendah, menghamba untuk mencibir di belakang punggung.
kalian tetap sama,
bermain peran di depan waktu yang tetap setia menyimak.



Senin, 09 Juni 2014

thanks for believe in me

dalam tiap tarikan nafas,
dapat ku rasakan berat bongkahan rasa yang kita hembuskan.
membaca tiap tatap dalam diam.
menerjemahkan senyum yang kadang menyelinap diantara kata.

maaf,
berkali ku hampir menyerah.
menerbangkan harap demi taat.
berkali ku hampir pasrah,
berserah, letih melawan arus.
maaf.

terkadang keras kepala ada gunanya,
dari mana kau mempelajarinya!
kau, mengapa begitu ngotot!
menyimpul tali yang berkali-kali hampir kulepas.

baiklah,
aku tak ingin menyesal.
menyesal karena takut kau tak akan pernah tahu,
harap terbesarku dalam katamu.
walau mungkin aku tak akan pernah memohon,
aku hanya berharap.

apa kau tahu wujud rasanya?
saat kau selalu berucap,
"I'm still with my decision."
seperti mendapatkan sepotong gula merah diantara penat menyusur hutan.
manis.

tak peduli seberapa sering ku coba menyayat ikatannya,
tetap jaga simpulnya,
karena harapku juga sama.
be strong to hold me.