Kamis, 28 Maret 2013

karena kesimpulan yang baik tak datang dari asumsi sepihak.
bukankah sebuah ke-ambigu-an melahirkan banyak makna?!

jika saja aku bisa!
membaca cerah lewat gumpalan awan.

meracik peka bersama teliti.
menyimak hembusan.

saya tidak tahu.
betul-betul tidak tahu!
atau memang tidak mau tahu?
mungkin menolak untuk tahu.
karena takut untuk tahu.
entahlah.

menjadi dewasa memang bukan sebuah rencana.

Selasa, 19 Maret 2013

good audience. :->

ternyata masih sama.
keluh hari ini masih yang kemarin, sepertinya tak pernah usai.
himpunannya tak kan pernah beririsan.
inginnya berbeda. semuanya. masing-masing.

sesak. betul-betul penuh.
tapi harus tetap tertampung.
tahan.
walau harus menggigit bibir, mencicip sedikit asin dan amis.

menit ini bercerita tentang angan dan sedikit kecongkakan
jam selanjutnya tentang penyesalan dan harapan
lalu di penghujung malam tentang kesabaran dan sayang.
kapan kisahnya berganti jadi pengertian.

ingin rasanya menghapus letih.
jika saja raga tak mengenal kata lelah,
tak apalah semuanya susul-menyusul.
karena istirahat malah membuat pikiran lelah.
terkadang kesibukan bermakna istirahat.
jika "mengerti" pun tak ada maknanya.

Senin, 18 Maret 2013

being A**LT is really D*mn thing!


Meniti langkah dalam setapak.
Mencoba memantapkan tiap pijakan.
Karena salah langkah, hancur semua.
Gemelutuk geraham saling mengaduh,
Rahang mengeras, peluh membanjir.
Semakin jauh, rasanya semakin berat.
Dan takut semakin besar.
Takut.
Terlalu takut malah.
Masihkah harapan berlaku?
Bahkan berharap-pun takut.
Ciut, dimanakah ia berakar?
Ingin rasanya mencabutnya hingga tak berbekas.
Namun lagi, itu hanya ingin. Ingin yang menggantung.
Seperti gerhana disiang hari.
Terbenam sebelum waktunya.

Lost!


















Coba ku sibak kembali lembaran sejarah,
Menilik tiap rentetan kisahnya,
Sepertinya terselip dalam potongan kecil memori yang mengendap.
Aku hanya ingin mengingat rupanya, rasanya.
Sebelum semuanya menjadi lupa.
Namun tak kutemukan.
Sudah pula ku obrak-abrik hari ini.
Tapi tetap tak ada,
Tidak kutemukan, walau jejaknya.
Semuanya hilang.
Dimana! Payah!

Rabu, 13 Maret 2013

undefined

menusuk-nusuk.
sudah ku paksa kelopaknya untuk mengatup,
bahkan berkedip pun rasanya susah.
bunyi papan bahkan berdecit berkali-kali bersamaan dengan gelegar guntur,
hingga hujan usai, rasa ini bahkan belum beranjak.
tidak hanya satu, rasanya bercampur
tapi tak ku temukan satu kata untuk menyebutnya.
ingin rasanya kabur melewati tembok lalu lari bersama angin,
biar saja hujan turun, silahkan menderas.
guyur saja semuanya hingga kuyup,
hanyutkan semuanya,
rasanya berat, amat sangat.

#what is this!

Senin, 11 Maret 2013

Biarkan Tergerus Buih.


Untuk sejarah tentang sebuah kisah.
Enyahlah seperti jejak yang terhapus ombak.
Semuapun tahu kalau jejak akan terus dan terus terukir di pasir,
Tapi jejaknya tak akan pernah sama.
Akan ku ukir jejak setapak yang baru,
Walau sekarang mungkin hanya di atas pasir yang di kecup ombak.
Jika tak ada lagi jarak, suatu kisah kan abadi.
Kelak..


Jumat, 01 Maret 2013

it's *F!

Menikmati rasa.
Menikmati tiap denyut dalam sesak,
Meresapi butir peluh lembab membanjir.
Dingin membelai pundak.

Ada syukur dan lega yang menebal setelah semuanya lepas.
dan semakin besar saat rasa kembali menyapa.
dan berulang. Entah yang kesekian kali.