ternyata masih sama.
keluh hari ini masih yang kemarin, sepertinya tak pernah usai.
himpunannya tak kan pernah beririsan.
inginnya berbeda. semuanya. masing-masing.
sesak. betul-betul penuh.
tapi harus tetap tertampung.
tahan.
walau harus menggigit bibir, mencicip sedikit asin dan amis.
menit ini bercerita tentang angan dan sedikit kecongkakan
jam selanjutnya tentang penyesalan dan harapan
lalu di penghujung malam tentang kesabaran dan sayang.
kapan kisahnya berganti jadi pengertian.
ingin rasanya menghapus letih.
jika saja raga tak mengenal kata lelah,
tak apalah semuanya susul-menyusul.
karena istirahat malah membuat pikiran lelah.
terkadang kesibukan bermakna istirahat.
jika "mengerti" pun tak ada maknanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar