Minggu, 29 September 2013

Exhausted


























I do miss this place somehow.
when i could only be with myself
watched the sun appears and magically the tip of corn flowers were sparkling.
feel the wind blew, and drops of the rain.
thinking about many things and every things and might be realized several things.
pretended that every things okay.
only to got myself smiling.
i wasn't tricking myself, it was only a rest.
and i need it right now. Somehow.


Selasa, 24 September 2013

2nd. Bromo.

Journey to the crater of Bromo. Selang seminggu setelah menikmati pemandangan dari puncak kelud, kembali kami melakukan traveling ke target selanjutnya, Bromo. Selain kawah, Bromo juga terkenal dengan sunrise spotnya yang menyajikan panorama sunrise yang menawan, dan tentu saja kami juga tidak ingin ketinggalan kesempatan menyaksikan sunrise dari ketinggian sekitar 2000m dpl. Maka, jadilah kami berangkat dari Pare, Kediri sekitar pukul 9 pm dengan bantuan jasa travel. sebelum berangkat, tentu saja kami melakukan beberapa persiapan seperti berburu jaket tebal tpi murah (^_~), menyediakan logistik, sampai tidak lupa membawa selimut dan bantal (untuk tiduran diatas mobil) dan alhasil kami terlihat seperti keluarga yang akan pindah rumah. maklum, ini perjalan kami yg pertama ke bromo (semoga bukan yg terakhir, amiin) dan kami agak parno dengan komentar orang-orang yang sudah ke bromo sebelumnya yang katanya bertemperatur rendah, jadi sebaiknya menyiapkan jaket, kaos tangan, kaos kaki, syal, dan kupluk.

Tiba di kawasan Bromo dini hari dan komentar orang-orang ternyata benar, dingiin! dan kami lebih kaget lagi mendengar komentar ibu-ibu dan bapak-bapak yang jualan kupluk, katanya di atas (sunrise spotnya) dua sampai tiga kali lebih dingin dari tempat kami sekarang. -_-"

kami tiba di sunrise spot terlalu cepat sepertinya, karena kami masih harus menunggu sekitar satu jam lebih sebelum sunrise. Tapi di tempat itu kami disuguhi pemandangan langit malam yang bertabur bintang. Malam itu, bulan berbentuk sabit dan jutaan bintang berpendar di pekat langit. Pemandangan yang sangat susah untuk dinikmati di kawasan perkotaan akibat polusi cahaya. Duduk manis sambil menikmati gugusan bintang kedengarannya indah, but i've told you that it's hard to do! well, kami tidak bisa hanya duduk diam sambil menatap langit pada suhu yang se-ekstrim ini. Diam beberapa menit saja berhasil membuat kami menggigil. That time, I couldn't feel my toes! jadilah kami mondar-mandir, lompat-lompat tidak jelas, dan menatap iri pada turis-turis bule yang hanya mengenakan pants dan nampak tidak kedinginan sama sekali.
Berikut beberapa foto hasil jepretan kemarin, sayangnya saya lupa mengambil file fotonya pas moment sunrise.

Sunrise spot, beberapa menit setelah sunrise. Beruntung karena cuaca cerah dan kami bisa melihat beberapa pemandangan lain seperti kawah bromo dan puncak semeru.


Setelah dari sunrise spot, kami mengunjungi beberapa lokasi lain di kawasan wisata Bromo dengan mengendarai jeep. (FYI, jika menggunakan jasa travel, jeep sudah termasuk dalam ongkos travelnya).

Lokasi ini adalah tanah lapang yang sangat luas (lupa namanya apa >_<), ditumbuhi beberapa tanaman seperti ilalang dan lainnya.

We're not the seven icon.
Dari kiri ke kanan, Lia, Tenri, Dewi, Rukman (the only guy that we had, but is he a real guy? :-/ hehe), Nuris, Fifi, dan Eka. ^_^


Lokasi berikutnya terkenal dengan nama pasir berbisik. Mengapa demikian? bukan karena pasir didaerah itu bisa berbicara, tapi tempat tersebut pernah dijadikan lokasi pemutaran film dengan judul "pasir berbisik". demikian legendanya.

Moment ini pas saya sedang berusaha mendaki bukit pasir dengan agak susah, naik selangkah, merosot lagi beberapa langkah. -_-".







 Ini dia kawah Bromo.. Untuk dapat sampai ke atas sini, kami melalui jalur pendakian tangga, ada sekitar dua ratusan anak tangga yang harus dilalui untuk sampai ke bibir kawah, lumayan melelahkan. 


Tapi selain melalui tangga, kawah bromo juga menyediakan "perosotan raksasa" bagi kalian yang ingin menguji seberapa besar nyali anda untuk main perosotan, dan kami salah satu yang ikut main waktu itu. Tapi sebetulnya saya waktu itu turun sambil jalan seperti kepiting, alias jalan menyamping dan yang meluncur bebas hanya tas ransel kesayangan saya yang akhirnya kotor berlumur pasir. 


Setelah keliling kawasan wisata Bromo, kami ke wisata air terjun Coban Rondo, Malang, sebelum kembali ke pare. 


Masih sempat main tembak-tembakan, lima kali kesempatan nembak tapi tidak satupun yang berhasil kena sasaran, hmm. payah. Padahal mimiknya sudah (sok) serius. :-P









That's all the story this time, semoga masih diberi kesempatan berkunjung ke tempat-tempat indah lainnya dan berbagi di blog ini. ^_^

Senin, 23 September 2013

1st

Tulisan ini hanya untuk mengingatkan diriku sendiri kalau ini betul bukan hanya sebuah mimpi.

Berdiri di puncak ternyata bukanlah hal yang mustahil, meski tak mudah. Tak peduli walau ini bukanlah puncak tertinggi, atau ini bukanlah puncak mahameru, jayawijaya, fuji, atau bahkan bawakaraeng. Walau daftar gunung barusan masih tetap dalam list agenda traveling berikutnya, next time, who knows?
Tak peduli walau hanya mendaki tangga, bukan jalan terjal di iringi semak. Ini tetaplah puncak.

Gunung kelud, Jawa Timur. Pendakian (tangga) pertama. Bermodalkan keinginan kuat (baca: nekat), kamera pocket, motor sewaan, dan tentu saja (lagi) berhasil mengajak (baca: memaksa) my beloved friend (:-P). sorry men i've forced you over and over, but i was enjoy it. hehe. ups. 

Bukan soal menaklukkan puncaknya, tapi menguji keteguhan. Berpijak di puncak tidaklah dalam selangkah. we were fasting, and that was noon, and now i'm thinking that it was little bit crazy, but fun ofcourse! 

Here the stairs that we've climbed. Awalnya melangkah mantap, nafas normal, bibir masih tertarik dan melengkung kebawah. puluhan anak tangga berikutnya, langkah mulai melambat, ratusan langkah setelahnya dada kembang-kempis, mulut ikut-ikutan menghirup udara, ritme jantung menggebu, adrenalin mengingkat, dan hei ada candu bernama euforia yang juga membesar seiring jejak kaki yang tertinggal di setiap anak tangga.


Here I am. I got a feeling that i couldn't ever describe how it looks like. I could enjoy the silence, or heard the wind blew, and the bird sang, and also the guy talked. 




Terima kasih untuk udara yang masih bisa kuhirup, untuk kaki yang masih kuat berpijak, dan untuk setiap kesempatan melihat tanda-tanda kebesaranMu.

also for you too, I realize that I did a lot of mistake, but even, I gotta say this.
Thanks men. 

Selasa, 17 September 2013

17-9-13

Oh dear, biar ku kisahkan pertemuanku dengan seseorang hari ini.
Dia agaknya seorang anak kecil.
Ya, seorang kanak yang mendapatkan hadiah kelereng.
Ini kali pertama ia bermain kelereng,
binar matanya adalah ungkapan senangnya akan kelereng yang berputar-putar canggung dijemarinya.
Kelereng itu diputarnya, digelindingkan, hingga dihempas dan ditangkapnya kembali.
Hingga seakan tak adalagi yang lebih menarik perhatiannya dibanding benda bundar yang ia mainkan sekarang.
Perhatikanlah kawan, bagaimanakah kalian dapat bercerita padanya?
Maka cukup diam dan lihatlah ia bermain.
Tak apa, cerita kalian tentang perang dan negeri antah berantah masih bisa menunggu, mungkin.
Jika kisah itu masih dianggap penting.
Begitulah, ia agaknya seorang anak kecil.
Maka cobalah belajar, belajar memaknai.
Pemahaman yang benar.


Senin, 16 September 2013

I miss the rain.
a drop drops, then lots.
and this frame gets fresh.
I wont never missing it,
but i miss the rain.

Senin, 09 September 2013

Untuk mengenal Sang Pencipta, terlebih dahulu harus mengenali diri sendiri.
Untuk mengenali diri sendiri, terkadang we need to be alone.
dan mencermati sama sekali berbeda dengan menghayal.

Minggu, 08 September 2013

weekend!! ups, just share #3.

bagaimana kabarnya training jogging ku kali ini? haha, tidak baik-baik saja, alias saya kembali bolos saudara-saudara. Ini karena godaannya berat men, diajakin ke pantai subuh-subuh.. wuaaa, mana tahan men.. hahaha..

nah lo, joggingnya kan sore terus kenapa mesti bolos padahal kepantainya subuh? :-/
well, for your information, jarak tempuh pantainya, sebut saja "Puntondo" sekitar dua sampai dua setengah jam (Makassar-Takalar-Puntondo) men, jadi even perginya jam enam-an di tambah ngaret beberapa jam di posko KKN nungguin semua personil lengkap, sampai di lokasi tujuan matahari sudah di atas kepala, menikmati pantai, makan, keluyuran dan lain-lain juga menghabiskan beberapa jam dan alhasil tiba kembali di Makassar sekitar jam lima lewat (p.m)

but even, it was fun!
entah sudah berapa bulan saya tidak mengapung-apung di atas air dan akhirnya kemarin setelah berhasil menghasut salah satu teman ku, one of my couple in crime supaya rela menemani saya berbasah-basahan (ups, sorry nu..but you were also enjoy it aight? haha..) saya akhirnya bisa nyemplung ke laut!! say hi sama ikan-ikan, ada nemo, dori, patrik, spongebob, ikan yg mulutnya monyong, berusaha menghindari banyaknya koloni bulu babi yang bulunya hitam panjang-panjang, liat karang-karang warna-warni.. wuaa, underwater scenery never get me bored!! nyesel juga knpa saya tidak bawa casing camera underwaternya, jadi tidak bisa bebas jepret-jepret di bawah air.. :(

tapi tak apa, hasil jepretan di darat juga not too bad-lah.. hoho..
here it is..




 ini dia hasil hunting kerang pas lagi susur pantai sendiri, it was amazing serasa di private beach.. B-)


here I am, masih sempat foto padahal pak Korcam A-K-A ulil, sudah ngomel-ngomel nyuruh bergegas balik..

 and the last, one of my couple in crime, nunu.. tidak usah tanya kita sudah melakukan crime apa saja ya.. haha, a lots! from a silly till serious crime.. ups.. >_<













Sabtu, 07 September 2013

just share #2

Here I am, setelah bolos di hari ketiga training (sebut saja training mencapai puncak...gemilang cahaya...dst..) akhirnya di hari keempat setelah merendam kaki pakai air hangat dan mengurut betis yang sepertinya mem-besar, :-/ I could do jogging again, yey! ^_^

here the pathway as my jogging track..

































and in the middle of this way there were....
dua om-om genit lagi jogging juga tapi masih sempat godain anak gadisnya orang! untung saya tidak sedang jogging dengan my beloved father, saya tidak tahu mereka berakhir seperti apa kalau sampai ayah saya tercinta liat anak gadisnya di godain.. hahaha.. dad is always be a hero aight? ^_~

well, forgat that story!
jogging kali ini ada peningkatan, "lari"nya sudah lebih banyak dari jalannya men! hohoho, dan nafasnya juga lebih pendek-pendek, capeknya juga lebih banyaaak.. but, i got a beautiful reward for that..

here it is, a beautiful sunset scenery!!


























there was a quote said "picture tells everything" and for this case i agree with that. picture can describe a lots of meaning than words. so here i present, a scenery that i never can describe well by my words, "nature".

duduk sendiri di tanah landai with those landscape even only for several minutes cukuplah mengobati kepenatan "body and soul" jiaaa, ko kelihatannya lebay sekali ya! hahaha, biarin :-P
hmm, i don't know kenapa saya tidak pernah bisa menjelaskan without using a complicated words but when i'm alone in that afternoon, it was so simple. I took a breath, feels the wind blew, and i feel like my problems were perfectly fix, or might be i now how to fix it. terkadang diam bukan berarti tidak melakukan apa-apa, tapi diam adalah mencermati semuanya. Diampun bisa menjelaskan semuanya. ^_^

oh iya, just info: saya kembali bolos di training hari ke empat. "KETIDURAN men!!" hahaha..

Rabu, 04 September 2013

just share #1

Eeerghh.!
badan pegal-pegal, apalagi bagian kaki serasa hampir lepas dari engselnya. haha, lebay.
but it is fun!
lari! eh, kebanyakan jalannya tapi, hhehe.
lari, terus jalan lagi terus lari lagi, istirahat, jalan lagi, liat pohon berpenghuni dua sejoli, lari lagi (sambil lirik "mereka lagi ngapain coba?" haha ^_~).
dua hari kemarin lumayan mengobati insomnia, habis lari-lari, capek, mandi, makan, "has something to do first", tidur dah! (eh, knp has something to do-nya pakai tanda kutip coba? haha, u are able to predict. ^_~)

kenapa mesti lari coba ten? kurang kerjaan lo men! mau ngurusin badan? ya Ampun tuh badan sudah hampir putus!
hmm, kenapa mesti lari? karena sepedanya belum di beli pak, kalau sudah ya naik sepeda. emang situ mau beliin saya sepeda? :-P hehehe, tapi tenang i'm not forcing u untuk membelikan saya sepeda. hahaha.
kenapa lari? sebenarnya cuma buat latihan, biar ana punya kaki tidak kaget pas tiba-tiba di suruh jalan jauh sambil mendaki, terus biar ini kaki lincah sedikitlah pas nurunin bukit (nanti), kan masih banyak puncak yang belum di pijak, ^_^ yang pasti alasannya bukan buat ngurusin badan! I've been trying, sampai berdarah-darah, ber peluh-peluh cuma untuk menaikkan berat bada satu kilo, dan saya kehilangan lima kilo gram dengan begitu mudahnya! oh my men, saya mesti makan apa lagi!! hahaha.
"eh, itu kan DL alias Derita Lo ten!"
"biarin, tangan, tangan saya juga, blog, blog saya juga kan terserah dong saya mau cerita apa!"
uuppss, percakapan diatas hanya fiktif belaka, bila ada yang terlanjur melontarkan pernyataan yang sama baik lisan maupun hanya diem-diem di umpetin dalam hati, ya itu juga DL! hohoho, :-P

training hari ketiga, am i strong enaugh? hahaha.
istirahat apa lari lagi ya, tapi kakinya sudah kaku ini pak.. -_-"

Senin, 02 September 2013

let it burn.

I'm just curious.
whether is it serious.
but still i can't believe.
it's getting harder to believe.
after all.

you are just like a fire,
and change is just like a fuel.
then feeling could be just like a dust.
i know men, I'm adding fuel to the flame.

they almost just the same.
so let it burn!
I'm tired to seek and speak.
'cause most of the awkward silence spoke to me
that none of them are gold.
so i let them burn.

what?
still prevent that you're a gold?
prove it!