dapat ku rasakan berat bongkahan rasa yang kita hembuskan.
membaca tiap tatap dalam diam.
menerjemahkan senyum yang kadang menyelinap diantara kata.
maaf,
berkali ku hampir menyerah.
menerbangkan harap demi taat.
berkali ku hampir pasrah,
menerbangkan harap demi taat.
berkali ku hampir pasrah,
berserah, letih melawan arus.
maaf.
terkadang keras kepala ada gunanya,
maaf.
terkadang keras kepala ada gunanya,
dari mana kau mempelajarinya!
kau, mengapa begitu ngotot!
menyimpul tali yang berkali-kali hampir kulepas.
baiklah,
aku tak ingin menyesal.
menyesal karena takut kau tak akan pernah tahu,
kau, mengapa begitu ngotot!
menyimpul tali yang berkali-kali hampir kulepas.
baiklah,
aku tak ingin menyesal.
menyesal karena takut kau tak akan pernah tahu,
harap terbesarku dalam katamu.
walau mungkin aku tak akan pernah memohon,
walau mungkin aku tak akan pernah memohon,
aku hanya berharap.
apa kau tahu wujud rasanya?
saat kau selalu berucap,
"I'm still with my decision."
seperti mendapatkan sepotong gula merah diantara penat menyusur hutan.
manis.
tak peduli seberapa sering ku coba menyayat ikatannya,
manis.
tak peduli seberapa sering ku coba menyayat ikatannya,
tetap jaga simpulnya,
karena harapku juga sama.
be strong to hold me.
be strong to hold me.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar