Kamis, 03 Oktober 2013

What I've done?

Ibarat menulis surat lalu menggulungnya dan dimasukkan kedalam botol, kemudian melemparnya sekuat tenaga menuju ombak yang kemudian menghempaskannya ke sudut pantai lain.
Sebesar apapun harapan akan surat itu sampai pada orang yang dituju, tetap saja kemungkinnya hampir mustahil surat itu ditemukan oleh orang yang dimaksud. Bisa saja suratnya tak pernah mencapai pantai, hanya mengapung ditengah lautan, terjerat bersama sampah lainnya. 

dan rasa ini seperti buih ombak yang lebur menghempas karang dan pasir pantai. Berderai tanpa sempat sadar kalau jutaan gelembung kecilnya telah meletus dan raib. 
lalu apa gunanya merangkai kata jika suratnya tak akan pernah sampai ten? It was too late.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar