I'm just curious.
whether is it serious.
but still i can't believe.
it's getting harder to believe.
after all.
you are just like a fire,
and change is just like a fuel.
then feeling could be just like a dust.
i know men, I'm adding fuel to the flame.
they almost just the same.
so let it burn!
I'm tired to seek and speak.
'cause most of the awkward silence spoke to me
that none of them are gold.
so i let them burn.
what?
still prevent that you're a gold?
prove it!
Senin, 02 September 2013
Kamis, 29 Agustus 2013
Senin, 19 Agustus 2013
will it be?
aku masih ingat kapan terakhir kali bangun dengan setumpuk rencana yang (betul-betul) akan kujalankan.
kapan terakhir kali merasai dinginnya udara pagi saat matahari belum benar-benar bersinar,
menikmati mentari yang muncul perlahan, keemasan, yang cahanya berkilau di pucuk-pucuk bunga jagung tanpa terhalang gedung.
dan sekarang aku mendapati dua bingkai pintu yang masih tergembok,
lampu yang masih padam, dan mungkin tatapan menyelidik dari orang-orang seakan berkata "apa yang kau cari pagi-pagi begini di luar rumah?"
aku juga masih ingat bagaimana dinginnya angin malam memainkan jaketku,
meninggalkan jejaknya di kulit wajah dan punggung tanganku,
mengagumi gugusan bintang di pekatnya langit,
memandangi bulan yang nampak seperti lengkungan kuku.
lalu apa yang dapat ku harapkan dari dua daun jendela dan rimbunnya daun mangga tepat di depannya?
aku merindukan semuanya,
mungkin aku akan kembali,
dan betul-betul melakukan semuanya tanpa sebuah rasa yang kadang membuat sesak,
entahlah.
kapan terakhir kali merasai dinginnya udara pagi saat matahari belum benar-benar bersinar,
menikmati mentari yang muncul perlahan, keemasan, yang cahanya berkilau di pucuk-pucuk bunga jagung tanpa terhalang gedung.
dan sekarang aku mendapati dua bingkai pintu yang masih tergembok,
lampu yang masih padam, dan mungkin tatapan menyelidik dari orang-orang seakan berkata "apa yang kau cari pagi-pagi begini di luar rumah?"
aku juga masih ingat bagaimana dinginnya angin malam memainkan jaketku,
meninggalkan jejaknya di kulit wajah dan punggung tanganku,
mengagumi gugusan bintang di pekatnya langit,
memandangi bulan yang nampak seperti lengkungan kuku.
lalu apa yang dapat ku harapkan dari dua daun jendela dan rimbunnya daun mangga tepat di depannya?
aku merindukan semuanya,
mungkin aku akan kembali,
dan betul-betul melakukan semuanya tanpa sebuah rasa yang kadang membuat sesak,
entahlah.
Rabu, 14 Agustus 2013
jika tertarik pada paras yang rupawan,
maka jika keriput dan uban telah nampak tak kan ada lagi yang menarik.
jika terbuai dengan hal-hal materi,
maka jika berkurang rezekinya tak ada lagi kata sabar dan setia.
jika hanya terkesan karena kepintaran,
maka jika pikun mulai mengusik, tak ada lagi kesan baik.
maka jika keriput dan uban telah nampak tak kan ada lagi yang menarik.
jika terbuai dengan hal-hal materi,
maka jika berkurang rezekinya tak ada lagi kata sabar dan setia.
jika hanya terkesan karena kepintaran,
maka jika pikun mulai mengusik, tak ada lagi kesan baik.
Selasa, 13 Agustus 2013
aku tak pernah dapat menebak desiran angin.
entah semilir yang lembut mengayun daun,
atau mungkin saja badai yang goyahkan pohon.
tapi aku tetap disini, seperti ini.
berdiri menikmati hembusan angin.
ya, hanya bisa ku nikmati.
aku tak berdaya walau hanya berharap anginnya selalu sepoi.
mustahil, tentu saja.
entah semilir yang lembut mengayun daun,
atau mungkin saja badai yang goyahkan pohon.
tapi aku tetap disini, seperti ini.
berdiri menikmati hembusan angin.
ya, hanya bisa ku nikmati.
aku tak berdaya walau hanya berharap anginnya selalu sepoi.
mustahil, tentu saja.
simple.
sederhana.
hanya dengan pemaknaan dan pemahaman yang sederhana.
tidak seperti lembaran buku,
yang catatannya penuh dengan sejarah,
meski menuliskan kisah baru di lembaran berikutnya,
tidak mustahil menyibak ratusan halaman sebelumnya.
karena bahagia itu sederhana.
hanya dengan pemaknaan dan pemahaman yang sederhana.
tidak seperti lembaran buku,
yang catatannya penuh dengan sejarah,
meski menuliskan kisah baru di lembaran berikutnya,
tidak mustahil menyibak ratusan halaman sebelumnya.
karena bahagia itu sederhana.
Jumat, 02 Agustus 2013
icebreaker
i'm not a good icebreaker.
i could realize it.
'cause actually i am the ice.
i don't know how to break the silence.
i don't know how to make the conversation flows naturally.
i don't know how to make a funny joke.
and i don't know how to impress someone.
i enjoy for every single second in silence.
i'm too busy talking with my self.
but actually, there're a thousands word dangling in my lips.
i would like to share a lot of things.
but i still don't know how to tell.
i'm afraid if i'm not be listened.
i worry if someone getting sick of my story.
i worry if i can't make someone understand, feel, or even imagine what i told.
honestly, i'm so sorry for the silence that i made.
i never mean to make anybody feel guilty.
i'm still learning.
learn to break the ice.
i could realize it.
'cause actually i am the ice.
i don't know how to break the silence.
i don't know how to make the conversation flows naturally.
i don't know how to make a funny joke.
and i don't know how to impress someone.
i enjoy for every single second in silence.
i'm too busy talking with my self.
but actually, there're a thousands word dangling in my lips.
i would like to share a lot of things.
but i still don't know how to tell.
i'm afraid if i'm not be listened.
i worry if someone getting sick of my story.
i worry if i can't make someone understand, feel, or even imagine what i told.
honestly, i'm so sorry for the silence that i made.
i never mean to make anybody feel guilty.
i'm still learning.
learn to break the ice.
Langganan:
Postingan (Atom)