kau bercerita tentang betapa tingginya gunung yang kau daki.
tentang betapa luas dan dalamnya samudra yang kau selami.
tentang harapmu, bahwa berani adalah benih yang kau tanam dalam dadaku.
tentang keindahan, dan kehebatan Sang Pencipta.
lalu aku bertanya tentang kebebasan,
tentang batas-batas yang kau rentangkan,
tentang resiko yang kau paparkan,
tentang kerangkeng yang kau buat!
sadarailah!
aku sepertimu.
tapi kau bahkan tak mengenal dan mengerti dirimu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar