Selasa, 04 September 2012

ku lepas....

sudah ku ajarkan pada hati untuk teguh.
tapi badai itu datang sebelum pondasinya kuat!
hingga hampir saja kerikil yang kususun satu-satu ini rubuh.
walaupun begitu, tetap saja anginnya menusuk hati,
hingga dingin menjalar dan melelehkan butir peluh.
sekuat tenaga kaki ini bertahan untuk tidak goyah
namun mata ini memelas menahan hujan,
walau mendung telah menghitam.

kepada sang penguasa hati,
kukeluhkan semua derita, perasaan yang telah mengendap
pernah  ku berikrar untuk menanti yang terindah
hingga ku lepas simpul ini, yang ikatannya telah membekas
kepada-Mu sang pemilik hati,
aku selalu percaya, jika baik itu sebaik rasanya
dan yang baik niscaya mendapatkan yang terbaik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar