Rabu, 05 Maret 2014

Sabtu,1 maret 2014

Seminggu sudah melakoni hidup jadi anak kosan. Well this is the first time I live alone, totally alone with my own bedroom, kitchen, bathroom, and little living room. ALONE. Walaupun sepi tapi seru juga, dan setelah seminggu lamanya mendekam dalam rutinitas kosan-sekolah-kosan lagi-bosan, akhirnya hari ini adalah hari pelampiasan kebosananku! Wuohohoho…

Kota hujan, kota seribu angkot, kota puluahn curuk, dan tentu saja Kebun Raya di tengah kota.


Ransel yang lumayan berat (isinya laptop, satu pasang baju, charger dan peralatan listrik sejenisnya, empat buah buku ratusan halaman, dan perlengkapan mandi) tak akan menghalangi langkahku. (meski sebetulnya agak ngosngosan). Lepas makan siang dan shalat dhuhur di Botani Square, saya langsung saja menuju pinggiran jalan yang nantinya akan bermuara langsung ke gerbang utama kebun raya. Perkiraan saya tentang jauhnya rute ternyata meleset, mungkin karena beban berat di punggung hingga membuat saya memutuskan untuk naik angkot saja di tengah jalan karena peluh yang terus mengucur dan baju terusan yang sudah mulai lembab karena keringat.

Sekitar sepuluh menitan di atas angkot (macet!!) akhirnya sampai juga di gerbang utama. Segera ku bayar tiket masuk dan melenggang masuk ke kebun raya, menyusuri pepohonan yang tumbuh lebat dikiri-kanan jalan setapak. 


Tidak hanya pohon-pohon tinggi tua, tapi disana saya juga disuguhi pemandangan sekumpulan tanaman paku, taman kaktus dan kamboja, hingga danau mungil di tengah hamparan rumput hijau.





Setelah berjalan kaki sekitar dua jam menyusuri sejuk dan rindang tanaman, saya sampai di jembatan merah yang dibawahnya mengalir sungai deras.


Melihat air yang begitu melimpah, saya teringat kalau saya lupa membeli air sebelum ngebolang. Rasa haus segera saja melanda, saya menyeberangi jembatan dan berharap menemukan penjual air mineral diseberang. Tapi sayang sekali yang ada hanya penjual ice cream. -_-“ terpaksa dahaga ini harus di tahan.

Tak jauh dari tempat penjual ice cream nampak sebuah jembatan lagi, dan di seberang jembatan I found a wonderful landscape! Tanah lapang dengan rumput hijau yang luas, dua buah kolam yang dipenuhi teratai, jajaran bunga hias di tengah sebagai pemisah jalan. Entah mengapa saya langsung lupa dengan dahaga yang mengganggu. 















Well, rasanya kurang lengkap jika saya tidak berpose ditengah pemandangan ini, namun saya hanya ngebolang sendiri ditemani dengan backpack, dan siapakah yang akan memenuhi hasratku menjadi model sehari? Tidak ada pemirsa, tidak mungkinkan saya mengganngu beberapa pasangan yang tampak mesra bercengkrama di tengah padang rumput yang serasa hanya milik mereka berdua hanya untuk menjepret saya! Tapi tenang saja, saya sudah menyiapkan tripod mini, kamera diatur dengan timer, hmm tak apalah memotret diri sendiri.. hahaha..




Puas menikmati landscape dan mengistirahatkan punggung dan bahu yang letih menggendong beban berat, kakipun kembali siap melangkah. Mengikuti jalan aspal, hingga tiba di rumah anggrek, tapi mungkin karena sudah terlalu sore, rumah anggreknya sudah tutup. 




“Baiklah, tak apa, lain waktu saya akan kesini lagi” batinku.
Ku lihat layar hp ternyata sudah pukul setengah lima sore. Langitpun tampak mendung, waktunya pulang! Belum juga saya sampai di gerbang, hujan telah menderas. Segera saja saya bernaung dibawah rimbunnya dedaunan sambil memasang cover back dan membuka payung. Saya masih berada ditengah-tengah deretan pepohonan besar dan dikepung hujan deras, ditambah jalanan berlumut yang licin sementara langit sudah mulai gelap. Ada rasa getir yang menyelinap sedikit demi sedikit seiring langkahku yang tergesah, saya baru sadar jika saya sendirian berjalan ditengah pepohonan lebat dan guntur yang sesekali menggelegar. Untung saja tak lama kemudian saya mencapai gerbang utama.
Setelah membeli sebotol air dan melepas dahaga, saya kembali naik ankot mengakhiri petualangan hari ini. J

Selasa, 04 Maret 2014

Ekspedisi Karst.

2 Maret 2014

Setelah seminggu lalu rencana berburu mutiara hitam dan butiran emas di balik dinding-dinding karst batal, hari ini rencana itu akhirnya berhasil dia tunaikan. Ditemani oleh teman setianya, oppa dan tentu saja dengan mengendarai si merah mereka ngebolang ria menyusuri trotoar makassar - maros - pangkep demi mencapai tebing-tibing karst dan gua-gua gelap nan eksotis yang menantinya di pangkep.

Jangan pernah mengharapan jalan aspal mulus untuk memulai sebuah petualangan! betul saja, setelah tiba di pangkep, aspal licin berubah menjadi jalan setapak yang harus mereka lalui untuk bisa sampai di gua tujuan. Setelah memarkir motor, mereka berdua kemudian berjalan menyusuri jalan setapak dengan suguhan tebing-tebing kapur menjulang dan hamparan sawah menghijau. ada banyak gua dalam kawasan karst tersebut, dan setelah berjalan kaki sekitar dua jam, ternyata mereka tidak menemukan lokasi gua tujuan mereka, tapi tak apa, walau sendal jepit yang dipakainya putus, mereka akhirnya menjumpai gua leang lompo. mungkin tak jauh berbeda dengan gua tujuan mereka, entah beda nama dan mungkin juga letak.

Leang Lompo, dalam bahasa Makassar lompo berarti besar, yang kenyataannya dari luar gua ini memang kelihatan besar, namun jangan tanya apakah gua tersebut betul-betul besar dan luas karena mereka tak berani menyusuri gua ini lebih jauh kedalam, GELAP alasannya. Suara tetesan air yang jatuh satu per satupun terdengar menggema dari dalam gua yang katanya MEYERAMKAN. well, menurutku itu malah menenangkan, keculai jika ada serangga coklat dengan kaki berduri alias kecoa di dalam gua itu baru menyeramkan.

Setelah tiba di bibir gua, mereka segera mengambil sampel tanah demi keperluan peelitian, berharap menemukan spesies bakteri yang belum teridentifikasi. Mereka nampaknya sedikit tergesah dalam pengambilan sampel, mungkin latar gelap dan suara tetesan air membuat mereka sedikit bergidik, hmmm, well takut ternyata tidak hanya menghinggapi kaum hawa tapi juga pasangan duet maut ini. rencananya mereka juga akan mengambil sampel di dinding gua tapi lagi-lagi penyakitnya kumat, LUPA bawa cutton bud buat ngambil sampelnya. ternyata ketinggalan di laboratorium sebelum mereka berangkat, -__-"

setelah selesai mengambil sampel, merekapun kembali menyusuri jalan setapak kembali pada si merah yang setia menunggu. gara-gara kepikiran penyakit LUPA dia, saya malah berhayal lucu juga jika kunci si merah ketinggalan di bibir gua dan mereka harus berJALAN lagi ke gua dan mendapati kunci motornya ternyata hanya bersembunyi di saku celananya. hahahaha... sepertinya penyakit LUPAnya harus segera disembuhkan!

tapi sayang masih ada janji yang belum sempat dia bayar! kali lain kau tidak boleh lupa!!!

Sabtu, 22 Februari 2014

18 februari 2014.
Kurasakan lagi deru mesin pesawat yang membawaku mengudara, melejit menembus awan.
desakan tekanan udara yang terkadang membuat telinga sakit,
hamparan awan dan langit maha luas yang nampaknya tak berujung.
dan tentu saja,
di satu sudut hatiku, yang terkadang kusembunyikan jauh kedalam dan tak kubiarkan mereka walau hanya mengintipnya, tergurat sepenggal rasa.
rasa yang tak pernah mampu kuterjemahkan dengan sempurna,
rasa yang membuat ku tetap tersenyum walau mata beningnya nampak sendu saat melepasku,
rasa yang mampu membuatku tenang dalam pelukannya yang seakan tak ingin merelakanku,
rasa yang selalu mampu membuatku berfikir semua akan baik-baik saja.
seperti bendungan kokoh yang mampu menahan luapan linangan yang mendesak pelupuk mata.
semua akan baik-baik saja, harapku.
yang tak henti, terlebih saat tubuhku ikut terguncang dengan pesawat menantang angin dan awan..

semua kan baik-baik saja,
saat riuh gaduh suara mereka lewat telepon terdengar,
saat kata "kakak" terucap berkali-kali dengan lantang yang selalu membuatku mampu mengingat tiap detail tingkahnya, tawanya, kerlingannya, hangat tangan mungilnya saat memeluk leherku, kenakalannya yang membuatku gemas setengah mati, lembut rambutnya, ciuman kilatnya,
ah bunga.. ini hanya sebentar, semua akan baik-baik saja.

semua akan baik-baik saja,
walau tak adalagi ritual panggilan makan bersama yang kadang memaksaku beranjak dari kegiatan yang tengah kukerjakan.
walau tak adalagi baki biru bundar yang penuh berisi lauk dan sayuran.
walau kadang kupaksakan suap demi suap makanan kutelan.
ini hanya sebentar, semua akan baik-baik saja.

tentu saja, semua akn baik-baik saja.
itulah tugas yang harus ku emban.
memastikan semua baik-baik saja,
i'll do my best.


Kamis, 06 Februari 2014

harap di ujung senja

















sembari melepas penat sambil tiduran dikamar orangtua, sekaligus melepas rindu karena seharian kami sibuk dengan urusan masing-masing, etta (panggilan untuk ayah bagi suku bugis) dengan ujung rambut yang masih basah sambil memperbaiki simpul sarungnya berkisah tentang "perjuangan hidup". Kisah yang mungkin sederhana bagi sebagian orang, bagaimanakah kisahnya? sayang sekali aku tak akan membagi kisahnya utuh disini, tapi baiklah, akan ku bagi sepenggal kisah dan nasehat yang tak akan kulupakan dari tuturnya di senja kemarin.

...............................................................................
"ingat nak, jika seseorang telah menikah maka seorang istri lebih utama dari keluarga bahkan orangtua, begitupun suami, karena seseorang yang telah menikah, mereka telah disatukan, masing-masing ibarat pakaian bagi pasangannya. Jika seorang lelaki menikah maka bukan lagi ibunya yang akan menyentuhnya, melainkan istrinya. Pernahkah kau mendengar kisah seorang permaisuri yang berkhianat pada rajanya?"

"hmmm" jawabku sambil mengingat cerita yang pernah ku baca.

"tapi kebanyakan kisah adalah tentang penghianatan saudara, bahkan anak pada orangtuanya. seperti itulah nak, maka seorang istri tidak dapat diceraikan hanya karena alasan saudaranya tidak suka. Bercerai itu halal, tapi amat dibenci oleh Allah! Istri dapat diceraikan dengan tiga alasan, dia berkhianat pada suaminya, dia durhaka, dan dia lebih menuntut hak dunia. Jikapun seorang istri yang bersikap tidak baik menurut saudaranya, atau istrinya memiliki sifat buruk maka sebenarnya itu adalah tugas suaminya untuk mengarahkan istrinya menjadi lebih baik. tapi ingat nak, bukan hak manusia untuk memberi petunjuk, hanya Allah yang berhak memberikan petunjuk pada seseorang, tugas kita hanyalah memperingatkan, kita tidak mungkin dapat merubah seseorang dari usaha kita melainkan orang tersebut sendiri yang mau berubah dan diberikan petunjuk. Yang salah adalah jika kita hanya diam"

aku hanya dapat tertegun mendengar semua penuturannya. setelah ummi selesai menyiapkan sejadah untuk shalat magrib berjamaah, ettapun menutup kisahnya,

"oleh karena itu nak, pilihlah calon suami yang dapat membimbingmu dan mengajarmu, yang memiliki pemahaman agama yang benar tapi tidak sebatas paham, namun dilaksanakan.
iyakan ummi" sambil mengerling ke arah ummi yang tersipu. 

Akupun mengangguk lalu beranjak sambil tersenyum melihat mereka shalat berjamaah.

Minggu, 12 Januari 2014

Part of The Story in 2013

Bising terompet dan kembang api yang sahut menyahut pertanda tahun akan segera berganti, lagi. 2014, seperti apakah wajahnya kelak? Entahlah, aku tak punya kuasa untuk meramal, namun aku hanya bisa berkisah tentang penggalan cerita akan tempat-tempat berkesan, dan orang2 hebat yang telah terukir di tahun 2013..
Januari, 2013.. 
Aku mengawali tahun dengan membeli sebuah buku sederhana, tak terlalu tebal, cenderung tipis malah. Buku ini bukanlah sebuah novel ataupun kumpulan cerpen. 

Buku ini berjudul "Tuhan Inilah Proposal Hidupku". seperti judulnya, dalam buku ini ku suratkan proposal tentang rencana hidup yang ingin kujalani, beberapa mimpi yang ingin dan insya Allah akan kutunaikan kelak. Amiin. Awal tahun, selalu bisa mengingatkan akan angan dan mimpi yang akan diraih, sekaligus menyadarkan kalau waktu yang tersisa semakin menipis. 





Di awal tahun 2013 sebuah kado indah juga dihadiahkan untukku. Cerpenku berhasil dimuat dalam salah satu buku kumpulan cerpen FF (Flash Fiction) dengan tema secret admirer. ^_^

One of the great lesson in this year is.......
"belajar menyelam!!" 
Ini foto underwater pertamaku, pertama kalinya belajar nyelam. Masih teringat sensasi ketika baru belajar terjun dari pnggir kolam, dengan beban tabung oksigen yang mungin lebih berat dari badanku, masih kaku mengenakan BC diving dan fins, belum terbiasa bernafas lewat regulator, buoyancy belum bisa diatur dan telinga masih sakit menerima tekanan dikedalaman empat meter. fuuhh.. 





Liburan awal tahun tak lepas dari tempat2 menarik, dan menarik bagiku berarti "indah, menantang, dan tentu saja dekat dengan alam" ^_^
and, the place was Punaga, Takalar..
Pantai pasir putih dan debur ombak yang keras menghantam batuan dan bibir pantai adalah penghapus penat kami setelah satu semester bergulat dengan diktat, ujian, diskusi, dan nilai...



and here we are..
sembari menikmati suara ombak berdebum dan semilir angin, kami mengisi kampung tengah dengan hidangan paling nikmat hari itu, nasi santan, ikan bolu bakar, dan sambel! maknyuss rek! Terima kasih untuk tante (mamanya rukman) yang sudah repot-repot menyiapkan hidangannya, juga untuk sebakul kedondong dan cerita kocak di teras siang itu. :-D
dan tentu saja terima kasih sebanyak buih yg lebur di pantai untuk teman-teman ku yg menerima ajakan ini, Ime, Tami, Rukman, Rahmat, dan Dewi. ^_^



Penghujung januari, aku memberanikan diri memualai sesuatu yang berbeda. Aku membuka kelas kecil Bahasa Inggris. Awalnya, siswanya hanya berjumlah empat orang, dan tak kusangka minggu kedua siswanya bertambah dua kali lipat! Di kelas ini aku berbagi dengan teman-teman kecil yang rumahnya tak jauh dari rumahku, kami belajar dan bermain, tak jarang mereka berkelahi dalam kelas, tapi selalu saja ada hal yang menyenangkan dan menantang dari anak kecil yang lugu..

Februari, 2013..
satu rindu telah tertunaikan! akhirnya aku dipertemukan lagi dengan sahabat-sahabatku, mereka yang menemaniku membuat sebagian dari mimpi-mimpiku!
Berbilang tahun sudah kami tak bertatap muka dan bersenda gurau, akhirnya luapan rindu mengalir dan menjelma menjadi peluh yang mengucur setelah menikmati semangkuk coto dan beberapa ketupat di kawasan kuliner makassar. Terima kasih mbak vidy yang sudah teraktir!! ^_^
Setelah kampung tengah aman, Pantai Losari adalah tujuan berikutnya yang menjadi saksi kerinduan kami. Matahari yang bersinar terik tak mampu membendung derai tawa dan luapan kisah yang saling mengalir dari bibir kami..
Setelah puas menikmati pemandangan pantai, kami berjalan kaki meuju fort Rotherdam yang tidak terlalu jauh dari pantai. Disini kami kembali berkeliling sambil terus berceloteh. Setelah puas mengelilingi bangunan bersejarah ini, kami berempat (saya, rahmi, vidy, dan dini) kembali berjalan menuju gedung CCC (triple C) untuk melihat pameran elektronik, dan di penghujung hari ini kami kembali berpisah.





Senyum lebar dan celoteh riang khas anak-anak ramai terdengar saat jam masih menunjukkan pukul delapan pagi dirumahku. Teras rumah sudah tampak seperti basecamp anak sd. Hari itu aku dan muridku, sebut saja teman-teman kecilku akan berwisata sekaligus belajar di Fort Rotherdam. Tujuan kami adalah hunting bule..
ini dia wajah-wajah ceria dan penuh semangat mereka..

Maret, 2013..
Akhirnya, setelah beberapa kali latihan di kolam renang hari penyelaman perdanaku di laut datang juga!!

masih diselimuti rasa senang karena akhirnya bisa juga menikmati pemandangan bawah laut langsung, jadi hampir semua foto posenya sok eksis.. hehehe.. Penyelaman perdana, sekitar satu jam tujuh menit. ^_^

April, 2013..
Pertama kalinya seumur hidupku, menikmati sunset di pantai losari! aku, yang sudah hidup kurang lebih duapuluh tahun, dan telah tinggal di makassar belasan tahun lamanya untuk kali pertama menikmati sunset dipantai losari. Ditemani tas punggung dan kamera, kaki ku melangkah hingga jauh ke jembatan. Aku memilih tempat yang agak sepi dari hiruk pikuk dan orang yang lalu lalang agar aku lebih leluasa menikmati moment saat matahri berubah keemasan dan perlahan tenggelam dibalik birunya laut.
Gambarnya blur, maklum belum mahir pakai kamera yang agak ribet ngatur fokusnya.. masih asal jepret..
(minta tolong orang buat difotoin) hehe..

 April, 2013..
Bulan ini aku diberi kesempatan untuk berkunjung ke kampung halaman Upin dan Ipin sekaligus mengunjungi patung singa yang tidak pernah berhenti "muntah". Hallo Malaysia and Singapore!!!
Salah satu kampus terbaik di malaisya, UTM. Berkesempatan untuk memperkenalkan teman-teman ICP 2010 ke mahasiswa dan dosen UTM, sekaligus memandu acara hiburan yang merupakan perkelanan budaya sulawesi selatan melalui tarian dan lagu adat, tidak lupa menggemakan himne Biologi UNM di depan para hadirin.. ^_^

 Perpustaakan UTM.. Koleksi bukunya membuatku berdecak kagum!!
 Kampus NUS, Singapore.


Ini dia patung singa yang tidak berhenti muntah!!
 Mei, 2013.
Mulai sibuk kembali dengan segala aktivitas kampus...

Juni, 2013.
Dibulan ini kami Mahasiswa Biologi UNM kembali disibukkan dengan final dan seabrek tugas. tapi tetap saja ada hal yang selalu ditunggu setidakknya bagiku, yaitu praktikum lapang!! Semester ini kami wajib mengikuti praktikum lapang matakuliah 'ekologi hewa' dan 'perilaku hewan' yang artinya keluar daerah lagi dengan petualangan baru, dan tempat-tempat baru. kali ini kami berkesempatan menggunjungi Bantaeng tepatnya di Lannying, sebuah desa di kawasan pegunungan. Tempat dengan udara menggigit hingga ketulang, dan untuk pertama kalinya aku melihat asap yang keluar dari batang-batang pohon dan batuan yang terpapar sinar mentari pagi. penguapan.
 Pagi hari, sebelum praktikum dimulai bukan tenri namanya kalau hanya menunggu dan berdiam diri, jadilah aku mengajak couple in crime ku, nunu dan ime berjalan-jalan disekitar base camp kami, dan ternyata ada juga sepasang manusia 'mencurigakan' ikut menemani jalan-jalan kami, rukman dan padri.. hehe, sorry sister, ups!
 ini suasana santap pagi sebelum berangkat masuk hutan. ngecas dulu.. yuukk..

 lokasi praktikum kami, jajaran pohon pinus tinggi menjulang dan di sela-selanya di tumbuhi tanaman kopi yang sengaja dibudidayakan oleh penduduk lokal. Karenanya, meski jalannya licin dan menanjak kami tidak dibolehkan memegang kopi karena takut kami akan merusaknya, dan mematahkan dahannya, terebih karena terikan lantang dari kopi lover membuat kami urung berurusan dengan kopi..

setengah jalan menuju puncak bukit. Ini juga hasil ngebolang hari kedua, sembari menunggu waktu untuk kembali ke makassar, lagi-lagi kami (aku, rukman, wahyu, dan mimi) nekat mendaki sebuah bukit yang lumayan tinggi dengan jalan berkelok-kelok dan tentu saja menanjak. tapi sayang kami tidak berhasil sampai ke puncak. Mungkin dilain waktu..

 pemandangan dari atas bus kami ketika kami pulang kembali ke makassar. Bantaeng memang kota yang menawan! puncak bukit, daratan, dan laut serta gugusan awan putih dalam satu frame. ^_^

Akhir bulan ini, pertama kalinya aku bepergian ke tempat jauh seorang diri. Makassar-Jakarta lumayan jauhkan, meski waktu tempuhnya lebih singkat ketimbang Makassar-Bone, kampung halamanku. Tujuan utama ku bukan Jakarta, tapi Bogor!!
Akhirnya, setelah sekian lama merindu! aku bertemu kembali dengan senior-senior ku yang telah kuanggap seperti kakak kandungku sendiri.. Apa kabar kak! ^_^
dan tentu saja, kesempatan ini kugunakan untuk kembali ber-kundang-ria pada mereka.. hehe.. maaf senior, tapi kapan lagi.. Ini dia salah satu bukti kekundanganku..
Bersekongkol dengan k'baso dan k'kholis untuk menghadiahi k'didi enam butir telur dan berember-ember air di hari ulang tahunnya.. hohoho..



Juli, 2013.
masih di Bogor, tujuanku berkunjung ke kota hujan ini adalah untuk mengobati rasa penasaranku akan salah satu sekolahnya, yaitu Sekolah Alam Bogor.  Sekolah ini rencananya kelak akan menjadi objek penelitian ku untuk penyelesaian tugas akhir, jadilah aku diantar beramai-ramai kesana..
Ini dia potret Sekolah Alam Bogor...
Sempat aku mengeluarkan statement "jika saja aku baru mau masuk SMP, aku akan memilih besekolah disini!" betapa tidak sekolah ini kalau anak gaul bilang "gue banget gitu loh!!" lingkungannya asri, dekat dengan alam, metode pengajaran yang mengarah ke pembagunan karakter siswa, tenaga pengajar yang ramah, konsep pembelajaran yang seru dan menarik, pokoknya "TOP BGT"!

selama masih di bogor, tidak afdal rasanya jika hanya berdiam di kosan (kos senior, hehe). Jadilah aku kembali mengajak atau mungkin tepatnya sedikit memaksa dan merajuk untuk diajak berkeliling kota.. Hohoho, maaf merepotkan kanda-kanda..
 Ini k'didi, berpose di bawa sekumpulan kaktus. Taman Raya Bogor.

 meski terkesan seperti kuburan dengan semua pohon kamboja yg sedang berbunga, tempat ini tetap saja indah! masih, Kebun Raya Bogor. ^_^

Hari lainnya, aku untuk ketiga kalinya dalam seminggu, berburu buku lagi di BOKER alias Botani Town Square..
Ini dia hasil huntingan kami, lumayan untuk mengisi satu rak lemari buku. Maklum momennya tepat sekali, buku2 lagi diskon besar-besaran dan tentu saja tidak ada yang mau membuang kesempatan ini begitu saja..
 happy reading!! :-D

Karena kosan senior-senior ku yang baik hatinya dan tidak sombong dekat dengan kampus IPB, tentu saja aku (lagi) minta di ajak berkeliling kampus..
K'baso dengan langkah cepat dan mantap sesekali bercerita tentang kampus ini, tentang Jurusannya, prospek penelitian, dan banyak cerita menarik lainnya.
K'didi meski dengan langkah yang agak santai beberapa kali menunjuk salah satu bangunan kampus untuk diperkenalkan denganku, dan kami juga sempat mengunjungi k'heru dan k'antri yang lagi sibuk dengan penelitiannya di lab..

Bogor, kota hujan, kota seribu angkot. Terimah kasih untuk perkenalannya dengan kota ini dan juga kerelaannya menemani dan membantu adik mu yang kundang ini kanda..
Eits, tapi kalian akan ku repotkan lagi di awal tahun 2014. Nantikan Kehadiranku, hohoho...

Holiday never ends!!
masih di pulau jawa, setelah ke kota hujan, aku melanjutkan perjalanan menuju jawa timur dengan tujuan kampung Pare, kediri ditemani oleh k'baso.. perjalanan kurang lebih tujuh belas jam dengan menggunakan kereta, kami seperti berada dalam salah satu scene film 5 cm saat kereta melaju cepat melewati hamparan persawahan, satu kata, INDONESIA!. :-D
Di kampug pare yang dikenal dengan kampung inggris ini, aku belajar tidak hanya bahasa inggris tapi lebih pada pelajaran hidup. Belajar menjadi sederhana, belajar tentang kekuatan mimpi dan cita-cita, belajar menghargai keragaman, dan tentu saja bertemu dengan orang-orang hebat!!
here we are, The Big Family of Alfalfa...
Disini aku bertemu dan berkenalan dengan mam Indah, the owner of alfalfa dan The daffodils. Pribadi yang menyenangkan dan sangat menginspirasi. beliau selalu bilang "I'm spagetti" yang berarti ia tidak hanya sebagai seorang ibu, tapi juga istri, wanita karir, dan tentu saja wanita Indonesia yang tangguh. Terimah kasih untuk semua nasihat dan kisah menginspirasi dari mam indah, semoga kita masih dipetemu kan dikemudian hari kelak. amiin! :)
Camp six, Strong!! itulah bunyi yel-yel kami, gadis-gadis manis yang kuat, hohoho...
(dari kiri-kanan, aku, nuris, ayu, icha, eka, miss novi, mam indah, ifha, fifi, dewi, dan dewi )

Masih di kampung pare, tak puas rasanya jika tidak menjelajahi daerah baru yang tentu saja penuh dengan tepat-tempat menarik yang belum ku kunjungi, untung saja salah satu temanku, rukman juga ada di pare dan selalu rela memenuhi keinginanku untuk nge-bolang ria. jadilah tiap minggu ada saja tempat baru yang jadi tujuan kami.
satu sore, kami nikmati dengan bersepeda keliling kampung dan mampir disalah satu tempat bersejarah, Monumen Pancasila..















Minggu pagi, masih dengan ontel kami ke desa Surowono. Tentu saja kami belum pernah kesana, jadi kami juga tidak tau jalan kesana, tapi selalu ada peta.. sebelum kesana, aku ngotot dibuatkan peta oleh salah satu personel camp six yang sudah pernah kesana, setelah petanya jadi, aku kembali berhasil "memaksa" rukman untuk ikut nge-bolang. jadilah kami bersepeda mengikuti jalur yang di gambarkan di peta dari secarik kertas bekas, meski ditengah jalan ontel uzur yang dikendarai rukman sempat bermasalah, kami akhirnya sampai juga ketujuan..

Disamping ini Rukman, di Surowono Temple..
Gua bawah tanah, dengan penerangan senter seadanya, hampir penuh oleh air, dan sesekali kami harus jalan jongkok untuk melewati gua yang meliuk-liuk cukup jauh..

Perjalanan pulang kami yang masih harus memaksakan kaki mengayuh sepeda, meski lelah tapi senang!! ^_^

Minggu selanjutnya, tentu saja tidak kubiarkan berlalu dengan hanya berdiam diri di camp. Tujuan selanjutnya adalah....
Wisata Gunung Kelud!!!

Just info, kami sempat tersesat saat melakukan perjalanan menuju tempat ini, parahnya penduduk yang kami tempati bertanya tidak bisa berbahasa Indonesia, dan kami juga tidak paham dengan bahasa Jawa. haha, kacau. Untung kami menemukan penduduk yang pakai bahasa Indonesia, kami akhirnya kembali ke jalan yang benar.. :-D

Rukman, teman yang selalu kuseret paksa dalam hampir setiap perjalanku di pare. hohoho. Makasih sister!! Untung kita tidak ikut saranku pakai ontel kesana. :-D
 Pemandangan anak gunung Kelud..

 Puncak Gunung Kelud.. ^_^

Pemandian air panas Gunung Kelud.. 

Minggu ketiga masih di bulan Juli, aku, Rukman, dan k'baso bolos kursus ke Solo.. haha, tidak untuk dicontoh!! Pasalnya k'baso sudah harus balik ke Makassar, dan ia punya janji untuk ke Solo berkunjung ke Rumah k'kholis, dan aku tentu saja tidak mau ketinggalan dengan acara jalan-jalan, dan Rukman, lagi-lagi kuseret dalam misi meliburkan diriku, ups, sorry again sister.. 

Sebelum meninggalkan kota kediri, kami singgah di simpang lima Gumul untuk berpose..

Di solo, kami menginap di rumah keluarga k'kholis, teman satu kampus k'baso. Mereka sangat baik dan tentu saja lemut dalam bertutur.
k'kholis bilang "belum bisa dikatakan pernah ke jawa kalau belum ke Solo" jadi kami bertiga resmi telah ke Jawa! yeeii!!

Candi ceto adalah tempat pertama yang kami kunjungi di Solo, lumayan jauh dari lokasi kami menginap, candi ini terletak di puncak gunung!!
 Rehat sejenak setelah puas berkeliling di wilayah candi. 

 Setelah dari Candi ceto, kami melanjutkan perjalanan ke Air terjun Jumong, letaknya tak jauh dari areal Candi. Di tempat ini untuk pertama kalinya aku melihat Tupai langsung! haha..

Percikan airnya meski membuat baju kami basah tapi lumayah menyegarkan perasaan. Maklum hari itu bulan ramadhan dan kami sedang berpuasa, meski demikian kami tetap semangat demi jalan-jalan.. hohoo..












Destinasi selanjutnya, Jogja!!!
 Demi menuju Pantai ini, kami menghabiskan waktu sekirat empat jam perjalan dari solo! tapi tak apa, lelah di jalan terbayar dengan panorama pantai yang indah..
 menikmati gudeg sambil lesehan di jalan Malioboro, Jogja. ^_^

 Iya, dipilh..dipilh.. mas..mbak.. hahaha.. lagi asyik hunting oleh-oleh.. ^_~

 menikmati pagi terakhir di Solo, menanti mentari terbit di belakang rumah k'kholis yang juga meruakan areal persawahan yang luas!!! berlatar padi, dan dua puncak gunung, termasuk gunung merapi.. 

penggenggam matahari! ^_^

Agustus, 2013.
Minggu terakhirku di kampung Inggris. :'(
Minggu ini kami menghabiskan akhir pekan dengan jalan-jalan ke Bromo!!
 Meski udara dingin menusuk hingga ketulang, kami tetap ceria menikmati indahnya mentari yang mulai terbit..
Tempat ini terkenal dengan nama Pasir berbisik, karena merupakan salah satu lokasi dalam film pasir berbisik.

(dari kiri ke kanan, aku, fifi, dewi, eka, nuris, lhya, dan rukman)
Padang savana..















Dari kawasan Bromo, kami juga mengunjungi Air terjun Coban Rondo di Malang..


















Back to Makassar again, masih dalam suasana liburan.. dan aku tak dapat menolak ajakan nunu untuk berlibur di Puntondo. salah satu pantai indah Takalar..
Salah satu kekayaan laut Sulawesi adalah terumbu karang dan ikan yang melimpah dan beragam, dan tentu saja kesempatan untuk melihat pemandangan indah ini tidak akan "aku dan nunu" lewatkan! maklum, kami berdua punya kegemaran yang sama, berenang!! ^_^


(samping) kami berjalan ke arah lautan, tempat terumbu karang dan ikan melimpah, tentu saja buat snorkling. Namun tak lengkap rasanya tanpa foto underwater. Jadi nyesal tidak bawa perlengkapan kamera. :-/






September 2013.
kembali ke realita. Kembali berkutat dengan kuliah, tugas, dan seabrek kegiatan kampus lainnya. -_-"

Oktober 2013.
Another praktikum lapang! ^_^
Kali ini di pulau Sanrobengi, Takalar.
Pulau, selalu identik dengan laut, dan tentu saja laut selalu luas untuk dijelajahi. Jadilah aku kembali ber-snorkling ria ditambah persiapan perlengkapan yang memadai hampir-hampir membuatku lupa daratan, eee.. hehe...


Berbasah-basahan setelah menyisir daerah pasang-surut untuk berburu spesimen alga, porifera, and so on...

Sekelompok boy band terdampar di pulau.. ups, hahaha...
(dari kiri ke kanan, Hilman, aji, Rukman, -masih- dilema-panggil-k-sama-yang ini--- k'anca)
setelah pencarian spesimen selesai, waktu luang dimanfaatkan tentu saja untuk snorkling lagi.. wuoohooo..


We were finding nemo there.. ^_^

Here present some kinds of coral reef..



November 2013..
For the first time finally I've visited Tanjung Bira!!! ^_^
 Pantai pasir putih, langit dan laut yang membiru...


Snorkling!! (again and again)

masih dibulan yang sama dengan tema yang sama, namun petualangan kali ini lebih menantang, seru, dan menarik!!!
"DIVING" ^_^
that was my second dive experience. It was in Badi' Island. 
 (briefing sebelum mulai menyelam)

 (menikmati keindahan surga bawah laut kepulauan spermonde, ditemani dengan om eben)

 weitz, eksis men! hehe..

one my favorite coral there.. 

Desember, 2013..
Tahun boleh berakhir dan berganti, tapi petualangan terus lanjuuut..
Parangloe, salah satu tempat asri dan indah di daerah Gowa merupakan lokasi petualanganku diawal bulan ini. Selain suasana yang masih asri, salah satu harta karun di daerah ini adalah air terjun bertingkat!!

Ini adalah keluarga besar LPB booster Makassar. Suatu hal yang istemawa aku dapat mengenal masing-masing dari mereka dan belajar banyak dari mereka. Dengan merekalah aku dapat mengenal tempat indah ini, dan kami makin akrab dalam kegiatan english camp ini.







Rehat sejenak setelah melewati beberapa puluh menit jalan berbatu dan agak menanjak.
serunya bermain air. 

 k'ipul dan k'akbar. Persiapan sarapan..

harta karun Parangloe. Panorama Air terjun yang menawan. ^_^

Petualangan selanjutnya di bulan ini, Pangkep!
Masih suasana camp, tapi kali ini biocamp alias Biologi camp yang diadakan HIMABIO FMIPA UNM. Lokasinya di Taman Purbakala Sumpang Bita.

Taman Purbakala yang dimaksud adalah goa prasejarah yang didalamnya terdapat lukisan prasejarah seperti telapak tangan dan gambar hewan, tapi sayang hanya ada satu goa yang bisa kami masuki karena satu lainnya terkunci. 







 kolam ditengah taman.

 jalan panjang menuju goa yang selanjutnya akan dilanjutkan dengan mendaki ratusan anak tangga yang tidak sempat kami hitung jumlahnya, tapi lumayan membuat kami ngos-ngosan. 

Setengah perjalanan menuju goa sumpang bita, terdapat kolam bertingkat tiga dengan ukuran sekitar dua kali tiga meter. Membasuh wajah dengan air sejuk yang terus mengalir dari dalam goa sedikit menghilangkan lelah tapi tidak dengan dahaga yang menggila karena kami lupa membawa persediaan air dan air kolam yang mengalir tidak terlalu jernih berhubung hujan baru saja reda.





sedikit kecewa karena sudah jauh berjalan ternyata kami tidak dapat masuk kedalam goa. jadilah kami hanya duduk istirahat sambil bercengkrama dan tentu saja berfoto ria. Turun dari goa, kami singgah dikolam bertingkat dan menceburkan diri dalam dinginnya air.

Sambil basah kuyup kembali ke camp, ditengah jalan aku bertemu dengan dwi, tari, yus, dan anna. Walau badan sudah menggigil kedinginan masih sempat eksis depan kamera. 

Lokasi ngebolang lainnya dibulan ini...
Camba, Maros Sulawesi-selatan dengan tema praktikum lapang. yey!! ^_^
kami baru tiba dilokasi Hutan pendidikan Unhas. 

 perjalanan ke hutan pinus, berburu jamur, paku dan lumut..



 memasuki hutan pinus..

akhirnya sampai juga, waktunya istirahat dan tentu saja foto-foto.. ^_^



(kiri-kanan) beberapa spesies jamur yang kami temukan..


here we are, kelas ICP A 2012 (berasa lebih muda) hmm..

Masih desember kawan, kali ini aku mengukir kisah baru meski ditempat yang pernah ku kunjungi tahun sebelumnya, Desa lembanna, Malino, Gowa.
Desa ini masih sama, dengan embun putih bagai kapas, dengan jajaran hutan pinus tegak menjulang, dengan hamparan kebun sayur warna-warni, dengan rumah-rumah sederhana, dan tentu saja dengan dingin yang menusuk kulit. 
Lembanna, selalu saja memikat hatiku.
Ini adalah tugu rute dan tata tertib pendaian gunung Bawa karaeng..
 Hasil dari ngebolang dengan teman bolang baruku, ninda. Padang ilalang di salah satu persimpangan jalan kami.

 Persimpangan yang agak menanjak, mencari spot sunrise. 

 Perkenalkan kawan, ninda salah satu teman bolang ku..

 What can i say? picture tells more than a thousands sentences. Ini buah dari kejenuhan menunggu ditengah hutan untuk bergantian memasang transek, jadinya aku dan ninda memilih terus masuk menyusur hutan, berharap menemukan tempat baru yang indah, dan inilah hasilnya, pemandangan dari pinggir tebing di kaki gunung Bawakaraeng.

 Jalan-jalan santai sore hari sebagai pelepas penat setelah seharian di guyur hujan ditengah hutan..

menikmati kabut dan pemandangan lainnya, juga ber koreAHHH ria karena asap yang mengepul dari mulut.
>_<

Dan, petualangan terakhirku di tahun 2013 adalah naik angkot dari parangtambung, Makassar ke Bantimurung, Maros. bukan hal spesial bagi kebanyakan orang, tapi ini merupakan kali pertama aku ke bantimurung seorang diri naik angkot pula bermodalkan petunjuk kode angkot yang akan kutumpangi. Maklum, untuk kesana setidaknya empat kali nyambung angkot. Tapi alhamdulillah karena aku bisa sampai ditujuan dengan tidak kesasar atau dibawa lari supir angkot. hehe.. hmm, sayangnya petualangan kali ini tak sempat kuabadikan dengan gambar. tak apalah tulisan ini sebagai kenangan petualangan akhir tahun 2013 ku.

Demi apa? Demikian kisah petualanganku di tahun 2013, semoga tahun 2014 juga dipenuhi dengan petualangan yang lebih seru, dan lebih bermakna. Masih banyak daftar yang belum dicoret, masih banyak tempat yang belum dikunjungi, masih banyak persimpangan yang menunggu untuk dijelajahi..
semoga masih diberikan nikmat dan idzin untuk melihat dunia dengan mataku sendiri. Amiin.