Rindu.
entah sejak kapan rasa ini mulai mengnganggu.
membuat ku meradang, bahkan terkulai.
Rindu pada hal abstrak yang tak mampu ku gambarkan.
Aku merindu.
teramat sangat.
berdua dengan dirikupun bahkan masih menyisahkan ruang untuk rasa yang mampu menyayat sudut-sudut hati.
menunggui tetes embun jatuh dari daun jagung,
mececap sejuknya hujan,
bahkan menghitung bintang pun tak mampu mengobati sakit yang bernama rindu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar